• This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  • 031-99006530

Pada awalnya cita-cita PT Gresik Migas didirikan pada tahun 2006 oleh Pemerintah Kabupaten Gresik, Jawa Timur, berdasarkan peraturan daerah nomor 2 tahun 2006 tentang PT Gresik Migas yang kemudian di undangkan dalam Lembaran Daerah Kabupaten Gresik Nomor 2 Tahun 2006 tertanggal 7 Agustus 2006. Sesuai Perda tersebut, PT Gresik Migas memiliki visi menjadi sebuah perusahaan BUMD terkemuka di Indonesia yang bergerak terutama di sektor hilir migas, antara lain penyaluran migas yang dalam hal ini diperoleh dari PT Kodeco, yang kemudian diambil alih oleh PT Pertamina Hulu, yang memiliki kuasa pertambangan di Laut Jawa.

Pendirian Gresik Migas tak lepas dari Peraturan Menteri No. 3 Tahun 2010 dan Pedoman  Tata Kelola (PTK) No. 029 menyangkut prioritas gas dan bumi. Menurut Peraturan menteri , Prioritas gas dan bumi adakah untuk pertama lifting, kedua untuk pupuk, ketiga untuk listrik dan keempat untuk industri yang dalam hai ini dilakukan oleh Badan Usaha Milik Negara atau badan Usaha milik Daerah.

Kabupaten Gresik adalah Pasar yang besar untuk bisnis migas. Disini demand dan market sama besarnya. Banyak kontraktor migas sementara market, antara lain industri, tumbuh pesat di kabupaten yang memiliki1,3 juta penduduk ini. Gresik migas sendiri menetapkan bidang niaga sebagai core bisnis mereka.

Pemilihan untuk “bermain” dalam sektor niaga ini bukan tanpa alasan, sebaliknya justru telah melewati pemikiran matang dan komprehensif dengan mempertimbangkan segala aspek internal dan ekternal. Sektor  niaga dinilai lebih prospektif untuk dilakukan di Gresik Migas. Dari sisi modal, dana yang diperlukan untuk melakukan bisnis disektor hilir jauh lebih sedikit dibanding jika berkecimpung di sektor hulu